Hey ho,, I’m back,,
Sudah lama tak menulis,, Ga ada mood juga sih,, Idenya sih banyak cuma tdk berkembang,, :p
Hmm sesuai judulnya kali ini saya akan coba membahas ttg bagaimana latahnya orang Indonesia beberapa tahun belakangan ini.
OK,, I’ll start with the meaning of “latah”. Latah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti (1) menderita sakit saraf dgn suka meniru-niru perbuatan atau ucapan orang lain, (2) berlaku seperti orang gila (misal karena kematian orang yg dikasihi), (3) meniru-niru sikap, perbuatan, atau kebiasaan orang atau bangsa lain.
Kenapa arti ke-3 saya garis bawahi? Karena itulah yg sedang terjadi di Indonesia. Dimulai dari yg paling baru menurut saya (correct me if this is not the latest
). Di awal tahun, ada berita tentang anak2 SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) di Solo yg berhasil merakit mobil bernama Kiat Esemka. Pamornya semakin bertambah karena Walikota Solo, Joko Widodo, menggunakan mobil ini sebagai mobil dinasnya meskipun mobil ini belum lulus uji kelaikan jalan. Dan tidak beberapa lama kemudian, muncullah kendaraan2 rakitan lain dari SMK-SMK di berbagai penjuru negeri. Seakan tidak mau kalah dengan SMK di Solo, mereka pun saling berlomba2 memamerkan hasil rakitannya. Mulai dari motor rakitan, mobil rakitan, bahkan sampai tank dan pesawat. Such a great youngster right? They can make every single vehicle that we need in this world.
Well, ladies and gentlemen, itu adalah salah satu bukti kelatahan bangsa Indonesia yg terjadi. Satu melakukan sesuatu dan bisa menjadi fenomenal and the rest will do the same. Kasus lain lagi yg masih booming adalah Korean wave fever!! Bukan hanya sekedar invasi film drama dan lagu2 yg ciamik dari negeri ginseng ke Indonesia, tapi juga banyak pemuda-pemudi Indonesia yg beramai2 membentuk boyband-girlband ala Korea.
OK, I remembered this was all started when I was in Korea in 2010, and I saw SM*SH on YouTube. SM*SH adalah salah satu boyband Indonesia yg mengusung gaya boyband Korea mulai dari fashion and hair style sampai jenis aliran musik. Oh jangan lupakan gaya dance-nya juga. Dan karena video klip dan style mereka ini, banyak orang yg mengatakan kalau SM*SH ini meniru gaya Super Junior (boyband asal Korea). Mulai dari hinaan, cercaan, makian karena mereka meniru gaya boyband Korea, kemudian mulai bermunculan boyband dan girlband lain ala Korea di Indonesia. Phew,, Dan di akhir2 tahun 2011, sampai ada ajang pemilihan boyband girlband yg pengikutnya ribuan mungkin jutaan dari seluruh penjuru negeri. Saya menonton acara itu dan yg bisa saya bilang cuma OMG!!! Dari kualitas suara, dance, dan tampang plus auranya, mereka tampak memaksakan utk terkenal. Suara fals, dance pas2an, tampang? Berharap bisa dibayarin operasi plastik seperti artis2 Korea? -_____-
Yah dan itulah salah satu bukti kelatahan lain yg dilakukan bangsa ini. Masih banyak lagi bukti2 lain seperti penggunaan gadget2 mahal yg dapat meningkatkan prestige penggunanya (padahal belum tentu jg bisa memakainya :p). Tapi kalau saya jelaskan di sini pasti keburu capek duluan bacanya
Well, kesimpulannya dari tulisan hari ini adalah it seems that my country has lost its identity. Kenapa juga meniru2 perbuatan orang atau bangsa lain kalau punya identitas sendiri yang kuat? Be UNIQUE!! Tidak perlu takut utk menjadi beda asal masih dalam konteks yg bisa diterima, jgn tiba2 jadi psikopat pemakan daging manusia, itu serem banget dah.. -____- Tampil beda dan berguna,, mungkin itu saran dari saya yg juga blm bisa menemukan keunikan diri sendiri :p
OK,, that’s it for today. Once again this is only my thought, my opinion, and feel free to give a comment. Signing off now,, Boo yaa!!